Setelah belajar dari perang Iran dan Terorist As dan Israhell, demikian juga Rusia dengan Ukraina Dunia Sudah Berubah Total
Belajar dari Sengitnya Konflik di Ukraina dan Timur Tengah, Korea Selatan Langsung Mengambil Langkah Ekstrem dengan Menyiapkan Setengah Juta Prajuritnya untuk Menjadi 'Pasukan Drone' Masa Depan!
Modernisasi militer bukan lagi sekadar punya tank baja besar atau jet tempur mahal. Di era digital sekarang, drone kecil yang lincah justru terbukti mampu mengacak-acak strategi pertahanan konvensional. Tak heran, Seoul kini merombak total doktrin militer mereka!
Ini dia rencana ambisius negeri tetangga kim jong un ini:
1. Misi Setengah Juta pasukan Drone
Dilansir dari laporan media internasional TRT Arabi, Kementerian Pertahanan Korea Selatan secara resmi mengumumkan rencana skala besar untuk melatih sekitar 500.000 personel militer mereka. Pelatihan intensif pengoperasian drone tempur ini tidak main-main, Sobat, karena akan mencakup seluruh matra mulai dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, hingga satuan Korps Marinir mereka.
2. Drone Wajib Jadi Senjata Pribadi Prajurit
Menteri Pertahanan Korea Selatan, Shin Won-sik, menyatakan bahwa setiap prajurit masa depan harus memiliki kemampuan mengoperasikan drone dengan fasih, sama seperti mereka menggunakan senapan serbu pribadi. Langkah ini diambil setelah mengamati jalannya perang modern di Ukraina, di mana teknologi drone terbukti menjadi faktor krusial yang berhasil mengubah peta kekuatan di lapangan secara drastis.
3. Borong Puluhan Ribu Drone hingga Senjata Laser
Demi memuluskan misi ini, pemerintah Korea Selatan langsung tancap gas membeli 11.000 drone komersial untuk kebutuhan pelatihan dasar di akhir tahun ini. Angka ini ditargetkan melonjak drastis hingga mencapai 60.000 unit drone pada tahun 2029 mendatang. Selain itu, pada tahun 2030 mereka juga bersiap memproduksi 20.000 drone tempur murah meriah, mempercepat proyek amunisi mandiri bernama K-Lucas, serta memperkuat benteng pertahanan anti-drone menggunakan teknologi senjata laser dan gelombang mikro (microwave) berenergi tinggi.
Note:
Melihat parahnya simulasi kawanan drone yang terbang berparade rapat di atas barisan tank tempur modern itu benar-benar memberikan gambaran ngeri-ngeri sedap ya, Sobat. Ini membuktikan kalau di masa depan, pemenang perang bukan lagi siapa yang punya otot paling kekar atau baja paling tebal, tapi siapa yang paling cerdas mengendalikan teknologi dari balik layar. Berani macam-macam dengan Korea Selatan? Siap-siap saja dikepung kawanan lebah besi dari langit!
Gimana nih menurut pendapat kalian, Sobat pengamat militer? Apakah langkah Korea Selatan ini sudah tepat atau justru terlalu berisiko jika semua prajurit difokuskan ke teknologi drone?
Yuk, tulis analisis atau pendapat seru kalian di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan kabar perkembangan teknologi militer dunia ini ke beranda kalian sekarang!
TRT Arabi
#infoMiliter #TeknologiPerang #KoreaSelatan #war #perang #bakuhantam